Friday, January 8, 2016

Tutorial Untuk Berpuasa 24 Jam (berdasarkan pengalaman pribadi)


Selamat Tahun Baru 2016!

Memulai tahun yang baru biasanya diisi dengan mewujudkan resolusi tahun baru yang telah dicanangkan akhir tahun kemarin, nah bagi yang resolusinya menurunkan berat badan atau ingin bisa berpuasa secara penuh, saya coba bagi pengalaman pribadi saya tentang berpuasa.

Saya sendiri sebenarnya sangat suka makan, bahkan dulu ketika masih kuliah di Bintaro, yang menjadi penyemangat hari-hari saya adalah memikirkan makan apa besok dan betapa enaknya makanan itu meski cuma nasi di Warung Jawa sederhana. Saya suka makan tapi tak begitu suka ngemil, sukanya ya makan nasi pakai sayur dan lauk, bahkan bisa sampai 4-5 kali makan kalau sudah di rumah orang tua, hahaha..

Monday, December 28, 2015

Biar Greget!


Sebagai penghuni Kota Mataram tapi bekerja di 'Kota' Praya, perjalanan pulang pergi sejauh 50 Km sudah menjadi keseharian kami. Berangkat pagi biasanya ditempuh dalam waktu 20-30 menit, semakin siang berangkat semakin lama waktu tempuh karena jalanan semakin ramai. Pulang dari kantor biasanya memakan waktu lebih lama, sekitar 45-60 menit kadang bisa lebih dari 1 jam jika ada Upacara Adat Pernikahan Suku Sasak atau dikenal dengan istilah 'Nyongkolan'. Tapi demi menonton Star Wars yang tayang pukul 18.15, saya berangkat dari kantor pukul 17.30 dan sampai di XXI LEM pukul 18.05! Bener-bener Greget rasanya di jalan! Dan terbayar tuntas dengan keren dan epic-nya Star Wars yang baru.

Monday, December 14, 2015

Saya Tak Suka Kejahatan

Lho, memang ada yang suka?
Ada kok. Penjahat memiliki istri dan anak-anak yang mencintainya. Perusahaan pembakar hutan Sumatera dan Kalimantan memiliki banyak karyawan yang menggantungkan isi periuk nasinya dari keberadaan perusahaan itu. Ajaran atau aliran sesat juga dihormati oleh penganutnya dan dibanggakan oleh penciptanya.

Saturday, November 14, 2015

(Ingin) Berbuat Baik itu Banyak Cobaannya

Jumat, 13 November 2015 terjadi serangan teroris di beberapa titik di kota Paris yang menewaskan lebih dari 120 orang dan melukai ratusan lainnya. Tragedi ini tentu menimbulkan kecemasan dan ketakutan global terhadap serangan teroris, dan memang itulah tujuan utama terorisme, menciptakan teror. Di saat seperti ini adalah momen yang tepat untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan, karena itu akan mengangkat suasana menjadi lebih baik. Media sosial tak hanya dijejali saling hujat, isu-isu negatif, dan provokasi, tapi diimbangi oleh berita-berita baik.

Monday, September 28, 2015

Lebih Baik Terlambat Daripada Tak Sama Sekali

Sabtu-Minggu lalu saya dan teman-teman kantor melakukan perjalanan mendaki Bukit Pergasingan di Kecamataran Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Dalam pendakian itu, rombongan kami disalip (saat mendaki dan saat menurun) oleh rombongan anak-anak SMA dan kuliahan, apalagi anak-anak kecil warga desa, mereka mendaki hanya perlu 1 jam! Kami ? Sampai atas dalam waktu 3 jam. Tiga jam mendaki dan dua jam menurun untuk membuktikan kata orang dan kata Instagram, bahwa benar bukit ini ini menawarkan panorama yang indah dengan tinggi yang masih terjangkau (1700 mdpl) untuk pendaki amatir. Ya Amatir. Berhasil mendaki sampai puncak Pergasingan adalah pencapaian mendaki pertama saya, meski usia saya sebentar lagi sudah kepala tiga.