Skip to main content

Posts

(Ingin) Berbuat Baik itu Banyak Cobaannya

Jumat, 13 November 2015 terjadi serangan teroris di beberapa titik di kota Paris yang menewaskan lebih dari 120 orang dan melukai ratusan lainnya. Tragedi ini tentu menimbulkan kecemasan dan ketakutan global terhadap serangan teroris, dan memang itulah tujuan utama terorisme, menciptakan teror. Di saat seperti ini adalah momen yang tepat untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan, karena itu akan mengangkat suasana menjadi lebih baik. Media sosial tak hanya dijejali saling hujat, isu-isu negatif, dan provokasi, tapi diimbangi oleh berita-berita baik.

Lebih Baik Terlambat Daripada Tak Sama Sekali

Sabtu-Minggu lalu saya dan teman-teman kantor melakukan perjalanan mendaki Bukit Pergasingan di Kecamataran Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Dalam pendakian itu, rombongan kami disalip (saat mendaki dan saat menurun) oleh rombongan anak-anak SMA dan kuliahan, apalagi anak-anak kecil warga desa, mereka mendaki hanya perlu 1 jam! Kami ? Sampai atas dalam waktu 3 jam. Tiga jam mendaki dan dua jam menurun untuk membuktikan kata orang dan kata Instagram , bahwa benar bukit ini ini menawarkan panorama yang indah dengan tinggi yang masih terjangkau (1700 mdpl) untuk pendaki amatir. Ya Amatir. Berhasil mendaki sampai puncak Pergasingan adalah pencapaian mendaki pertama saya, meski usia saya sebentar lagi sudah kepala tiga. 

Sapu Lidi atau Ember

Tahun ajaran baru telah dimulai, perjalanan berangkat kantor kembali dihiasi dengan iringan murid yang berjalan kaki berangkat sekolah dan ada juga yang naik sepeda motor (meski belum cukup umur, tak pakai helm, bonceng 2 pula!). Selamat belajar generasi penerus Bangsa! Ingatlah pendidikan itu penting tapi kejujuran lebih penting lagi. Melihat murid sekolah itu jadi ingat dulu waktu masih SD di kampung, tepatnya di SDN 1&2 Penglatan. Entah mulai kelas berapa (mungkin kelas 2), setiap pagi kami diwajibkan masuk pagi-pagi dan membawa alat kebersihan, pilihannya dulu sapu lidi atau ember, pilihan yang akan menentukan masa depan kami seterusnya ( hehehe..emang pilihan kelas di Hogwarts). Membawa sapu lidi memiliki keuntungan bisa datang sekolah lebih siang daripada pembawa ember (disiram dulu baru disapu halamannya) tapi kekurangannya bagi cowok bila membawa sapu lidi maka akan dianggap cemen atau lemah, karena sapu lidi biasa dibawa murid cewek. Saya tak pernah bawa sapu lidi s...

Belanja Online, Pilihan Cara Belanja Tanpa Bayar Parkir (Tapi Kena Ongkir)

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, jadi wajar jika hari raya Islam mempengaruhi bagaimana budaya masyarakat secara keseluruhan, terutama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Secara kebiasaan di bulan puasa kecenderungan masyarakat untuk berbelanja meningkat, baik itu makanan, pakaian, atau belanja lainnya. Produsen dan pedagang pun memahami hal ini, makanya mereka akan berlomba memberikan promo khusus (arus penawaran) di bulan ini untuk memuaskan niat berbelanja masyarakat (arus permintaan). Tak terkecuali situs berbelanja online atau via internet.

Instagram, changes where people travel

Instagram saat ini tengah di puncak popularitasnya, aplikasi buatan Kevin Systrom dan Mike Krieger di tahun 2010 ini, telah memiliki lebih dari 300 juta pengguna, lebih banyak dari seluruh penduduk Indonesia!

Terumbu Karang, Istana Bawah Laut Yang Mempesona

Terumbu karang adalah "bangunan" ribuan karang yang menjadi tempat hidup berbagai ikan dan mahluk laut lainnya. Terumbu karang tercipta dalam kurun waktu yang sangat lama, dan terumbu karang yang ada saat ini rata-rata telah berumur lebih dari 10.000 tahun! Jika itu adalah vas antik Cina, maka kita akan memperlakukannya sangat hati-hati takut pecah, tapi terumbu karang (yang sama mudah rusaknya) saat ini malah tak terlindungi dari ancaman manusia seperti terinjak, dijarah untuk dijual menjadi hiasan akuarium, tertimpa jangkar kapal, terpolusi sampah plastik dan limbah industri, hingga pengeboman oleh oknum pencari ikan. Terumbu karang hanya bertambah tinggi 1 cm saja dalam 1 tahun, jadi bayangkan berapa waktu yang dibutuhkan jika terumbu yang rusak karena pengeboman setinggi 50 cm bahkan sampai 1 meter? 50 sampai 100 tahun!

Sepenggal Kisah dari Pondok Cabe

Wisuda! Akhirnya wisuda S1! Terakhir kali nyaris bisa wisuda S1 saat masih kuliah di Sumbawa Besar tahun 2013. Setelah kuliah lebih dari 2 tahun, tinggal skripsi yang harus diselesaikan, tapi apa daya sampai dengan dipindahtugaskan ke Lombok skripsi itu tak kunjung selesai. Jadi begitu mendapat undangan mengikuti wisuda di kampus UT di Pondok Cabe-Pamulang-Tangerang Selatan, saya telah meniatkan untuk datang. Selain niat, dibantu juga dengan ijin cuti serta keberuntungan finansial, sampailah di saat berbahagia yang mengantarkan raga ini ke depan pintu gerbang kemerdekaan eh kampus UT. Kampus UT ternyata luas dan bagus! Semakin menambah rasa suka saya, karena sejak registrasi-kuliah-ujian, UT dan pegawainya selalu ramah, tanggap dan efisien. Saat ujian contohnya, 1 ruang ujian berisi 20 orang dengan mata ujian berbeda, tapi petugas bisa membagikan soal dengan cepat. Ujian SMA dimana soal hanya ada 2-4 tipe saja bisa ada yang kekurangan soal atau tertukar. Saat registrasi wisuda,...