Akhirnya momen yang ditunggu bangsa ini usai juga, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014. Setelah melalui periode kampanye yang menguras energi masyarakat (dan kantong dana kampanye para calon tentunya), periode itu dilalui juga. Periode dimana media sosial gencar menjadi sarana publikasi aneka komentar dan tautan situs yang mendukung salah satu calon, bahkan dari kalangan PNS, padahal jelas-jelas hal tersebut dilarang. Sekarang tinggal duduk tenang dan menunggu pengumuman resminya dari KPU. Just be calm and let the KPU finish the rest.
Wednesday, July 9, 2014
Wednesday, June 25, 2014
Cerita tentang Liburan
Liburan sebentar lagi tiba, libur anak sekolah, libur anak kuliah, libur lebaran, setidaknya lebih dari sekedar sabtu dan minggu. Sebagai pekerja rantau, saya sangat menghargai waktu liburan dan berusaha mengisinya semaksimal mungkin dengan kegiatan yang saya sukai. Tidur dan bermalas-malasan termasuk diantaranya. Jadi seringkali ketika weekend di Mataram, saya memilih hanya berkutat di kost dan bermalas-malasan sepuasnya, menikmati kemewahan tanpa keluar biaya.
Cara menikmati liburan bagi tiap orang berbeda-beda, ada yang cukup ke Jalan Udayana Mataram hari minggu pagi, ada pula yang mesti ke Pantai Pink Lombok baru bisa disebut berlibur. Menurut pengamatan saya ada beberapa tipe liburan yang biasa dilakukan, dan untuk mudahnya dibagi menurut warna,
Tuesday, June 10, 2014
Sayang Anak..Sayang Anak, Dipilih..Dipilih..Presidennya!
Pemilihan presiden sudah di depan mata, tinggal sebulan lagi dan segenap rakyat Indonesia akan melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk memilih sendiri kepala negara dan kepala pemerintahan Indonesia. Kepala negara dan kepala pemerintahan, berarti orang yang terpilih (beserta wakilnya) harus menjalankan tugas yang mahaberat memimpin negara dengan seluruh potensi dan permasalahannya, serta menjadi pucuk pemerintahan yang juga memiliki permasalahan yang tak kalah banyaknya.
Wednesday, May 28, 2014
Mempertahankan memang lebih berat daripada meraih
Gelaran Liga Champion berakhir beberapa waktu lalu, dengan Real Madrid menjadi juara setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 4-1 lewat perpanjangan waktu. Permainan yang gigih ditunjukkan Atletico Madrid, meski kalah kualitas pemain dari Real Madrid tapi mampu unggul 1-0 sampai menit ke-90, sebelum Sergio Ramos mencetak gol penyama kedudukan. Akhirnya Los Rojiblancos tak mampu mempertahankan konsistensi permainan, dan kebobolan 3 gol di masa extra time. Perjuangan heroik sampai lolos ke babak final Atletico harus berakhir karena tak mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
Liga Champion memang gelaran sepak bola paling bergengsi untuk level klub di dunia, meski hanya dimainkan oleh klub sepak bola dari benua Eropa. Bayern Muenchen sebagai juara bertahan, dijagokan menjadi klub pertama yang mampu mempertahankan trofi Liga Champion dua tahun berturut, tapi akhirnya ambisi skuad Pep Guardiola kandas di hadapan Real Madrid di babak semi final. Selain gagal mempertahankan juara Liga Champion, Bayern Muenchen juga gagal mengulangi prestasi tahun lalu yang sanggup meraih treble winner, karena "hanya" dapat meraih 2 gelar. Malah El Real yang bersinar dan mampu meraih La Decima, gelar kesepuluh di ajang tertinggi sepak bola Eropa, atau menjadi pengoleksi gelar yang terbanyak.
Tuesday, May 27, 2014
Mau Dibawa Kemana Negara Kita?
Dalam teori ekonomi dikenal empat faktor produksi tradisional, yakni tanah dan sumber daya alam, tenaga kerja, modal, dan keterampilan (kewirausahaan). Hal ini umum diajarkan di mata pelajaran ekonomi dasar. Seringkali setelah pembahasan teori tersebut, dijelaskan pula bahwa banyak negara yang tidak memiliki faktor produksi tanah, sumber daya alam, dan tenaga kerja, tapi dengan kewirausahaan tinggi mampu menghasilkan modal yang besar dan akhirnya menjadi negara maju, contohnya Jerman dan Jepang.
Subscribe to:
Posts (Atom)