Skip to main content

Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Karyawan


Bagi rekan yang berstatus karyawan dan telah memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), jangan lupa untuk melaksanakan kewajiban utama perpajakan sebagai karyawan, yakni melaporkan SPT Tahunan PPh 2014, sebelum batas akhir pelaporan tanggal 31 Maret 2015.

Formulir yang digunakan untuk melaporkan SPT Tahunan karyawan ada dua pilihan, yakni:
  1. SPT Tahunan 1770SS, untuk karyawan yang memiliki penghasilan bruto/kotor setahun tidak lebih dari Rp60.000.000,00 dan hanya bekerja di 1 perusahaan/kantor/pemberi kerja. Penghasilan ini meliputi keseluruhan gaji, tunjangan, honorarium, dan penghasilan lain dari perusahaan/kantor/pemberi kerja.
  2. SPT Tahunan 1770S, untuk karyawan yang tidak termasuk kategori 1770SS di atas.

Bagaimana cara membuat/mengisi SPT Tahunan itu?
SPT Tahunan dibuat dengan cara mengisi formulir SPT Tahunan yang telah disediakan, bisa dilihat di situs pajak.go.id atau sumber lain di internet, atau bisa diunduh/download di tautan/link di akhir artikel ini. Dasar pengisiannya minimal dari formulir 1721 A1 (karyawan swasta) atau formulir 1721 A2 (ASN). Karyawan berhak meminta formulir 1721 A1 atau 1721 A2 dari bendahara yang memotong gaji setiap bulan dan sudah kewajiban bendahara untuk membuat dan memberikan kepada karyawan.

Bagi yang sudah pernah mengisi SPT Tahunan, terdapat sedikit perubahan dalam formulir 1770S 2014 dibanding 1770S 2013, jadi bagi rekan yang telah memiliki softcopy laporan SPT 1770S 2013, tak bisa lagi dipakai untuk tahun pajak 2014. Untuk SPT 1770SS tidak mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. 

Bagi yang baru pertama kali mengisi SPT Tahunan, mungkin agak bingung mulai mengisi dari mana, maka disini saya bagikan format isian SPT Tahunan dalam bentuk file MS Office Excel, siapa tahu jadi lebih mudah mengisinya dan melaksanakan kewajiban perpajakan tak menjadi hal yang "menakutkan".

Selamat mencoba.


Download/Unduh Aplikasi SPT Tahunan 1770S/1770SS dengan Panduan  >DISINI<

Comments

Popular posts from this blog

Lembar-Padangbai: Dekat di peta, Jauh diseberangi

Ketika bertemu sanak keluarga atau tetangga di kampung, sering kali pertanyaan yang diajukan adalah di mana sekarang bekerja, dan saat saya jawab di Lombok, maka sebagian besar akan bilang: "Oo, di Lombok, deket kan..berapa lama nyebrangnya dari Lombok ke Bali?" Saya jawab, "Biasanya sih 5 jam di laut, kadang kalau cepat bisa 4 jam, pernah juga 7 jam." Dan mereka pasti terkejut. Jika belum pernah mengalami perjalanan laut Lombok-Bali pasti tidak menyangka, karena secara awam melihat Lombok tidaklah sejauh itu, rata-rata mengira hanya memerlukan waktu 1 sampai 2 jam saja selama di laut. Meski terlihat dekat di peta, jarak Pelabuhan Lembar di Lombok, dengan Pelabuhan Padangbai di Bali adalah 36 Mil laut. Sebagai perbandingan, jarak Ketapang dengan Gilimanuk hanyalah 3 Mil laut, sehingga bisa ditempuh dalam waktu 15 menit saja. Selain jarak, ada juga faktor gelombang laut yang kencang, yang menjadi resiko tersendiri jika nahkoda tak mengambil rute agak memu...

Belanja Online, Pilihan Cara Belanja Tanpa Bayar Parkir (Tapi Kena Ongkir)

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, jadi wajar jika hari raya Islam mempengaruhi bagaimana budaya masyarakat secara keseluruhan, terutama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Secara kebiasaan di bulan puasa kecenderungan masyarakat untuk berbelanja meningkat, baik itu makanan, pakaian, atau belanja lainnya. Produsen dan pedagang pun memahami hal ini, makanya mereka akan berlomba memberikan promo khusus (arus penawaran) di bulan ini untuk memuaskan niat berbelanja masyarakat (arus permintaan). Tak terkecuali situs berbelanja online atau via internet.

Sisi Lain Lombok Yang Mungkin Tak Kamu Ketahui (Part 1)

Siapa sih yang tak kenal Pulau Lombok saat ini? Terakhir, Pulau Lombok dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik di Dunia, mengalahkan Abu Dhabi (Uni Emirat Arab). Pulau Lombok juga berulang kali masuk nominasi pulau terindah di Asia bersama dengan Pulau Bali. Masih kurang bukti? Acara jalan-jalan di TV berulang kali berkunjung ke Lombok, baik yang sekedar jalan kaki di pinggir pantai Gili Trawangan, berenang diantara ikan-ikan dan terumbu karang di Gili Kondo, mancing di Sekotong Barat, hingga mendaki Gunung Rinjani, dan mengendarai motor trail menaiki Bukit Marese. Bahkan grup jalan-jalan Lombok makin hits dan anggotanya bertambah terus, baik di Instagram maupun di kenyataan saat gathering . Meski telah dipublikasikan secara luas, masih ada hal-hal unik tentang Pulau Lombok yang mungkin tidak diketahui secara luas dan mungkin hanya ada di Lombok. Mungkin tidak ada di tempat lain, karena belum 1% dari Republik Indonesia tercinta ini yang saya tinggali , baru perna...