Monday, January 12, 2015

Ayo kuliah di Universitas Terbuka! Negeri lho!


Bagi kamu yang sudah bekerja tapi masih ingin melanjutkan pendidikan, salah satu alternatif yang bisa ditempuh adalah mendaftar kuliah di Universitas Terbuka (UT). Seperti yang saya sendiri alami, setelah lulus Diploma III, (beruntungnya) saya langsung bekerja sebagai PNS dengan hari kerja Senin-Jumat pukul 07.30 sampai 17.00 jadi andai mau melanjutkan pendidikan, harus mencari kampus yang menyediakan kuliah malam dan kuliah di hari Sabtu-Minggu.

Apa itu UT? Saya kutip dari Wikipedia, Universitas Terbuka adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Dengan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 460.000, UT tergolong dalam “The Top Ten Mega University of the World” dan salah satu anggota sekaligus pendiri “The Global Mega-University Network (GMUNET). GMUNET didirikan pada tahun 2003 merupakan jaringan universitas terbuka seluruh dunia dengan jumlah mahasiswa yang terdaftar lebih dari 100.000 orang. Daripada kuliah di universitas atau sekolah tinggi swasta, tentu lebih menjanjikan (dan lebih murah) apabila kuliah di perguruan tinggi negeri.

Saya yakin informasi tentang UT sangat mudah ditemui di situsnya www.ut.ac.id atau di sumber-sumber lain di internet. Cuplikannya seperti ini:













Karena UT ini menerapkan perkuliahan jarak jauh, jadi penggunaan internet wajib hukumnya, dan saya rasa hal ini mudah dilakukan karena bisa dari HP, atau di kantor, atau via warnet. Perkuliahan setiap minggu dilaksanakan dengan mekanisme Tutorial Online (Tuton) yang tentu saja diakses dengan internet ke situs UT, yakni di student.ut.ac.id, tampilan sebagai berikut:

Tips:
1. Aktivasi UT-Online
2. Login Tuton
3. Perhatikan Jadwal Tuton
4. Usahakan mengikuti Tuton sesuai Jadwalnya


Dan disinilah kelebihan utama UT, tak perlu datang ke kampus untuk kuliah, cukup di kantor atau di rumah, buka situsnya, lalu mengikuti Tuton, yang intinya adalah diskusi materi kuliah, menjawab pertanyaan dosen pembimbing, dan membuat tugas yang diberikan. Daripada kuota internet di HP dihabiskan untuk Facebook, tentu ini lebih berguna. Untuk menjawab pertanyaan atau tugas, bisa mencari-cari di internet atau dari materi yang diberikan oleh dosen pembimbing.

Tips untuk memperoleh nilai yang bagus (A atau B) di UT menurut pengalaman saya dan rekan yang lain kira-kira seperti ini:
  1. Berpartisipasi dalam diskusi mingguan, usahakan Anda memberi komentar/pertanyaan/jawaban 4-5 kali setiap minggunya. Nilai aktivitas sangat penting dalam pemberian IP. Ini mirip seperti Anda hadir di kelas dan rajin 'tunjuk tangan'.
  2. Kerjakan Tugas tepat waktu. Setiap tugas akan disertai batas waktu pengumpulannya. Nilai tugas sangat signifikan. Tetap kerjakan meski Anda tidak yakin dengan jawaban dari tugasnya.
  3. Latihan soal sebelum ujian. Contoh soal sudah tersedia di situs UT, jadi lakukan latihan soal sebelum UAS, dengan kemungkinan soal ujian mendekati contoh. Lebih bagus lagi jika membeli (dengan biaya tambahan) modul dari kampus. Soal ujian bersumber dari modul tersebut. Saya sendiri tidak membeli modul, hanya latihan soal. Nilai UAS sangat menentukan, akan sia-sia jika aktif di diskusi mingguan tapi nilai ujian di bawah 30 (katanya seperti itu, dan memang terbukti).
  4. Jangan mencontek atau bekerja sama saat ujian! Pengawas memang tidak akan menegur (karena kita sudah dewasa, bukan anak SMA lagi), tapi penilaiannya tetap disampaikan ke UT. Mahasiswa yang ketahuan curang langsung diberikan nilai E. Daripada curang, lebih baik dikerjakan semampunya sampai habis.

Jadi tak usah takut untuk kuliah UT, sudah fleksibel, terpercaya, murah lagi.
Fleksibel karena bisa kuliah di mana saja, meski pindah-pindah kantor, kota, negara. Saya yang terdaftar di unit UT Mataram, tapi bisa mengajukan untuk ujian di Bali (ujian menggunakan LJK di tempat yang ditunjuk, atau dengan sistem online (SUO) di unit UT), kebetulan saat ujian saya mengikuti diklat di Denpasar.
Terpercaya karena ini adalah perguruan tinggi negeri dan terakreditasi, bahkan UT memiliki program S2 terakreditasi B. Apalagi petugas dan kantornya tersebar di seluruh Indonesia.
Murah jika menggunakan sistem SKS, per-SKS rata-rata biayanya Rp36.000,00 jadi kalau saya mengambil 24 SKS 1 semester, saya cukup membayar biaya kuliah Rp864.000,00 untuk 6 bulan kuliah! Panitia dan pegawai UT tidak akan memungut biaya apapun untuk setiap pelayanan, seperti meminta salinan nilai, pembuatan kartu mahasiswa, dan lain-lain (kecuali salinan ijazah mulai tahun 2015 dikenakan biaya), dan mereka semua sangat ramah!

2 comments:

  1. Replies
    1. iya..Univ Terbuka cocok untuk para pegawe..malah anak2 SMK saya saranin sambi kuliah UT..

      Delete