Skip to main content

Stan Lee, The Artist


Stan Lee (Stanley Martin Lieber, lahir di New York, 28 Desember 1922; umur 90 tahun) adalah seorang penulis buku komik, editor, penerbit, produser, dan aktor dari Amerika.[1] Stan Lee mulai membuat komik untuk pertama kalinya pada tahun 1941 tentang Captain America # 3.[2] Pada tahun 1960, Stan Lee mendirikan Marvel Comics yang memperkenalkan penokohan lebih lengkap dalam karakter seorang pahlawan yang kuat, sehingga menarik minat orang banyak, khususnya anak-anak.[3] Buku komik ciptaan Stan Lee yang sangat terkenal adalah Fantastic Four (November 1961), Incredible Hulk (Mei 1962) dan Amazing Spiderman dalam komik Amazing Fantasy # 15 (Agustus 1962).[2] Selain itu, Stan Lee juga telah menciptakan banyak komik lainnya seperti X-Men, Avengers, Iron Man, Thor, dan Daredevil.[2]


Itulah secuplik mengenai Stan Lee seperti dikutip dari Wikipedia. 

Saya menyukai karya-karya Stan Lee karena memiliki penokohan yang kuat, setiap tokoh memiliki masa lalu yang kompleks, kepribadian nyata, dan banyak karakter yang terlibat. Bukannya tidak cinta tanah air, ketika dibandingkan dengan Komik buatan lokal sangat jauh, dimana tokoh utama (protagonis) seringkali digambarkan memiliki sifat baik seperti dewa tanpa cela dan tokoh lawannya (antagonis) digambarkan memiliki sifat culas yang selalu dalam 24 jam 7 hari seminggu memikirkan cara mengalahkan si protagonis. Klise kalau orang bilang. Tapi kenyataannya teori tersebut juga diadaptasi dalam Sinetron-sinetron, dimana selalu ada tokoh wanita cantik, kaya, berpengaruh, yang seperti kurang kerjaan selalu menjahati si polos bermuka minim make-up sang protagonis.

Kembali tentang Stan Lee, di awal tahun 2000, Stan Lee memiliki hobi baru dalam muncul sebagai Cameo di film-film adaptasi komiknya. Cameo secara umum berarti kemunculan sekilas seorang/sekelompok nama tenar dalam dunia nyata dalam sebuah karya fiksi berupa film atau acara televisi. Bahkan hobi Stan Lee ini membuat filmnya memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya, yakni menemukan kapan Stan Lee muncul dalam filmnya. Well, it's kind of nerdy things of course.

Bagi yang penasaran, ini lho tampilan Stan Lee sebagai Cameo..


Comments

Popular posts from this blog

Belanja Online, Pilihan Cara Belanja Tanpa Bayar Parkir (Tapi Kena Ongkir)

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, jadi wajar jika hari raya Islam mempengaruhi bagaimana budaya masyarakat secara keseluruhan, terutama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Secara kebiasaan di bulan puasa kecenderungan masyarakat untuk berbelanja meningkat, baik itu makanan, pakaian, atau belanja lainnya. Produsen dan pedagang pun memahami hal ini, makanya mereka akan berlomba memberikan promo khusus (arus penawaran) di bulan ini untuk memuaskan niat berbelanja masyarakat (arus permintaan). Tak terkecuali situs berbelanja online atau via internet.

Lembar-Padangbai: Dekat di peta, Jauh diseberangi

Ketika bertemu sanak keluarga atau tetangga di kampung, sering kali pertanyaan yang diajukan adalah di mana sekarang bekerja, dan saat saya jawab di Lombok, maka sebagian besar akan bilang: "Oo, di Lombok, deket kan..berapa lama nyebrangnya dari Lombok ke Bali?" Saya jawab, "Biasanya sih 5 jam di laut, kadang kalau cepat bisa 4 jam, pernah juga 7 jam." Dan mereka pasti terkejut. Jika belum pernah mengalami perjalanan laut Lombok-Bali pasti tidak menyangka, karena secara awam melihat Lombok tidaklah sejauh itu, rata-rata mengira hanya memerlukan waktu 1 sampai 2 jam saja selama di laut. Meski terlihat dekat di peta, jarak Pelabuhan Lembar di Lombok, dengan Pelabuhan Padangbai di Bali adalah 36 Mil laut. Sebagai perbandingan, jarak Ketapang dengan Gilimanuk hanyalah 3 Mil laut, sehingga bisa ditempuh dalam waktu 15 menit saja. Selain jarak, ada juga faktor gelombang laut yang kencang, yang menjadi resiko tersendiri jika nahkoda tak mengambil rute agak memu...

Oleh-oleh dari Bali

Sebagai PNS di instansi vertikal, saya harus menerima nasib bahwa saat Hari Raya Hindu yakni Galungan tak bisa libur, malahan untuk Hari Raya Muslim Idul Adha cuti saya dipotong 1 untuk cuti bersama (14/10/13). Tak apalah, yang penting tetap bisa pulang lebih lama (4 hari liburnya, karena biasanya cuma sabtu-minggu saja). Perjalanan 4 hari membawa banyak hikmah bagi saya, meski ga penting-penting amat sih . Pelabuhan Padangbai seringkali hanya membuka satu dermaga, padahal lalu lintas Bali-Lombok lumayan tinggi. Pelabuhan Lembar hari Jum'at (11/10/13) sore membuka 3 dermaga ke Bali, 3 VS 1, maka terjadilah antrian yang lumayan banyak di laut pelabuhan Padangbai. Kapal yang saya tumpangi telah sampai di Bali jam 11 malam, namun jadinya terombang-ambing menunggu giliran sandar sampai jam 2 pagi. Dari pertama kali saya kerja di Lombok tahun 2008, Pelabuhan Padangbai selalu "jual mahal" dan membuka hanya satu dermaga, sering terjadi antrian panjang beberapa kilometer tr...