Skip to main content

Imajinasi

Setelah menanti sekian lama, akhirnya saya berkesempatan menonton DVD Pacific Rim, film keluaran tahun 2013 yang bercerita tentang perjuangan manusia melawan serbuan alien raksasa (disebut dengan Kaiju) yang datang dari lubang antar dimensi di dasar Samudera Pasifik. Untuk melawan monster, negara-negara di lingkar Pasifik kemudian membentuk proyek robot raksasa dengan sebutan Jaeger, dengan tokoh utama Jaeger kawakan bernama Gipsy Danger.

 

Saya sebetulnya tertarik menonton film ini karena disutradarai oleh Guillermo del Toro, orang yang melahirkan karya brilian seperti Pan's Labyrinth dan Hellboy. Mungkin terinspirasi kesuksesan pasukan raksasa Golden Army di Hellboy II, del Toro berani melanjutkan ke skala yang lebih besar, sangat besar. Terbukti Pacific Rim sukses meraup pendapatan global lebih dari 400 Juta Dolar!

------------------------------------- 

Full-Scale Gundam di Jepang

Kisah tentang robot raksasa yang dikemudikan oleh manusia ini lazim disebut dengan Mecha, bermula dari salah satu jenis komik/manga di Jepang. Mecha kemudian menjadi salah satu genre yang paling digemari di Jepang dan di seluruh dunia, dan tentu saja del Toro adalah salah satu fans beratnya. Bahkan Jepang saat ini memiliki monumen Mecha dalam bentuk patung Gundam setinggi 18 meter!

Saya juga baru sadar kalau selama ini saya sangat menyukai kemunculan Mecha dalam film, karena keberadaannya masih realistis untuk diwujudkan dan lebih manusiawi, karena pengemudi/pilot dari robot tersebut cenderung memerlukan kerja fisik yang luar biasa, kecerdasan, keberanian, dan hanya orang-orang terlatih atau terpilih. Tak seperti Transformer yang memang robot alien dari luar angkasa atau robot dalam film Real Steel yang hanya dikendalikan dari jarak jauh oleh penggunanya.

Kemunculan pertama yang saya sukai ada di film The Matrix Revolution, saat pasukan robot bernama APU berusaha mempertahankan Zion dari serbuan jutaan robot antagonis Sentinel. APU dibuat begitu sederhana dan kaku, untuk menunjukkan kondisi masyarakat Zion yang tak berlimpah sarana atau waktu untuk membuat APU ini.

APU in The Matrix Trilogy

Setelah menjadi protagonis di film Matrix, Mecha berikutnya yang saya sukai muncul sebagai tokoh antagonis di film Avatar karya James Cameron. Mecha disini bernama AMPs, berupa robot yang dikendarai oleh para prajurit bayaran untuk melawan keganasan alam di planet Pandora. Yang paling berkesan pertarungan AMPs melawan binatang buas serupa harimau, yang akhirnya dimenangkan AMPs bersenjatakan pisau raksasa. Cool!

AMP in Avatar (Movie)

Mecha berikutnya tak jelas protagonis atau antagonis, muncul dalam film District 9, film tentang alien yang tertindas oleh kekuatan militer di Afrika. Mecha buatan alien serangga yang dinamakan Exo Suit ini hanya dapat digunakan oleh alien itu sendiri atau oleh si tokoh utama yang kebetulan mengalami mutasi sel menjadi alien juga. Kecanggungan Exo Suit sangat tampak karena dikemudikan oleh warga amatir non-militer, sehingga dengan mudah dikalahkan oleh pasukan pemerintah.

Exo Suit in District 9

 

Setelah menunggu selama 4 tahun, muncul juga Mecha berikutnya yang sangat sangat keren! Jaeger dalam Pacific Rim benar-benar memuaskan imajinasi masa kanak-kanak setelah menonton kartun semacam Patlabor dan Macross, Mecha berukuran raksasa dan aksi pertarungan yang wah. Beginilah kira-kira ekspresi saya ketika menontonnya,

Kesimpulannya : Dalam setiap film itu robotnya selalu hancur atau kalah, meski pilotnya selamat. Mungkin ingin menggambarkan machine and technology may fall, but not humanity.

Comments

Popular posts from this blog

Lembar-Padangbai: Dekat di peta, Jauh diseberangi

Ketika bertemu sanak keluarga atau tetangga di kampung, sering kali pertanyaan yang diajukan adalah di mana sekarang bekerja, dan saat saya jawab di Lombok, maka sebagian besar akan bilang: "Oo, di Lombok, deket kan..berapa lama nyebrangnya dari Lombok ke Bali?" Saya jawab, "Biasanya sih 5 jam di laut, kadang kalau cepat bisa 4 jam, pernah juga 7 jam." Dan mereka pasti terkejut. Jika belum pernah mengalami perjalanan laut Lombok-Bali pasti tidak menyangka, karena secara awam melihat Lombok tidaklah sejauh itu, rata-rata mengira hanya memerlukan waktu 1 sampai 2 jam saja selama di laut. Meski terlihat dekat di peta, jarak Pelabuhan Lembar di Lombok, dengan Pelabuhan Padangbai di Bali adalah 36 Mil laut. Sebagai perbandingan, jarak Ketapang dengan Gilimanuk hanyalah 3 Mil laut, sehingga bisa ditempuh dalam waktu 15 menit saja. Selain jarak, ada juga faktor gelombang laut yang kencang, yang menjadi resiko tersendiri jika nahkoda tak mengambil rute agak memu...

Belanja Online, Pilihan Cara Belanja Tanpa Bayar Parkir (Tapi Kena Ongkir)

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, jadi wajar jika hari raya Islam mempengaruhi bagaimana budaya masyarakat secara keseluruhan, terutama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Secara kebiasaan di bulan puasa kecenderungan masyarakat untuk berbelanja meningkat, baik itu makanan, pakaian, atau belanja lainnya. Produsen dan pedagang pun memahami hal ini, makanya mereka akan berlomba memberikan promo khusus (arus penawaran) di bulan ini untuk memuaskan niat berbelanja masyarakat (arus permintaan). Tak terkecuali situs berbelanja online atau via internet.

Sisi Lain Lombok Yang Mungkin Tak Kamu Ketahui (Part 1)

Siapa sih yang tak kenal Pulau Lombok saat ini? Terakhir, Pulau Lombok dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik di Dunia, mengalahkan Abu Dhabi (Uni Emirat Arab). Pulau Lombok juga berulang kali masuk nominasi pulau terindah di Asia bersama dengan Pulau Bali. Masih kurang bukti? Acara jalan-jalan di TV berulang kali berkunjung ke Lombok, baik yang sekedar jalan kaki di pinggir pantai Gili Trawangan, berenang diantara ikan-ikan dan terumbu karang di Gili Kondo, mancing di Sekotong Barat, hingga mendaki Gunung Rinjani, dan mengendarai motor trail menaiki Bukit Marese. Bahkan grup jalan-jalan Lombok makin hits dan anggotanya bertambah terus, baik di Instagram maupun di kenyataan saat gathering . Meski telah dipublikasikan secara luas, masih ada hal-hal unik tentang Pulau Lombok yang mungkin tidak diketahui secara luas dan mungkin hanya ada di Lombok. Mungkin tidak ada di tempat lain, karena belum 1% dari Republik Indonesia tercinta ini yang saya tinggali , baru perna...